KOMUNIKASI DALAM KOMUNIKASI KELOMPOK
KOMUNIKASI DALAM KOMUNIKASI KELOMPOK
Oleh : Vinka Nur Ivanda
Pengertian Komunikasi Kelompok
Komunikasi merupakan salah satu proses sosial yang sangat mendasar dan penting bagi setiap individu. Karena keberadaannya yang membuat setiap individu dapat hidup berdampingan dengan individu yang lain. Tentu nya komunikasi dilakukan setiap hari nya oleh setipa individu. Terlebih lagi karena manusia adalah makhluk sosial, yang saling membutuhkan satu sama lain. Dan komunikasi adalah satu-satunya alat yang digunakan untuk berhubungan dengan individu lain.
Komunikasi berasal dari bahasa latin communis yang berarti 'sama'. Communico, communicatio atau communicare yang berarti membuat sama (make to common). Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi, ide, gagasan, pikiran dari individu ke individu lainnya dan menghasilkan timbal balik. Kelompok adalah sekumpulan orang yang saling mengenal dan mempunyai tujuan bersama. Pengertian komunikasi kelompok menurt para ahli. Komunikasi kelompok adalah komunikasi yang berlangsung antara beberapa orang dalam suatu kelompok “kecil” seperti dalam rapat, pertemuan, konferensi dan sebagainya (Anwar Arifin, 1984). Sedangkan menurut Michael Burgoon (dalam Wiryanto, 2005) mendefinisikan komunikasi kelompok sebagai interaksi secara tatap muka antara tiga orang atau lebih, dengan tujuan yang telah diketahui, seperti berbagi informasi, menjaga diri, pemecahan masalah, yang mana anggota-anggotanya dapat mengingat karakteristik pribadi anggota-anggota yang lain secara tepat. Menurut Alvin A. Goldbetg dan Carl E. Larson dalam buku “Komunikas Kelompok, Proses-proses Diskusi dan Penerapanya” meyebutkan komunikasi kelompok sebagai suatu bidang studi, penelitian dan terapan yang tidak menitik beratkan perhatian pada proses kelompok scara umum, tetapi pada tingkah laku individu dalam diskusi kelompok tatap muka yang kecil. Kita dapat mengajukan bermacam-macam pertanyaan yang berhubungan dengan komunikasi kelompok dan jawabanya akan membantu kita memahami lebih baik batas-batas dan atribut-atribut komunikasi kelompok (Alvin & Larson: 2011:6). Dari beberapa pengertian komunikasi kelompok menurut para ahli dapat disimpulkan bahwa komunikasi kelompok adalah interaksi sosial yang terjadi diantara dua orang lebih yang memiliki tujuan yang sama dan sudah disepakati bersama, dimana setiap individu berperan penting dalam kelompok itu sendiri untuk mencapai tujuan bersama. Komunikasi kelompok terjadi dalam konteks komunikasi interpersonal, dan sudah melewati tahapan komunikasi intrapersonal.
Klasifikasi Komunikasi Kelompok
- Kelompok Primer dan Kelompok Sekunder
Kelompok primer adalah kelompok yang anggota nya saling akrab satu sama lain, lebih pribadi, menyentuh hati, dan tentu saja lebih mengutamakan aspek hubungan. Sedangkan kelompok sekunder adalah kebalikanya atau bisa dikatakan kelompok yang anggota nya tidak akrab, tidak pribadi dan tidak menyentuh hati.
- Ingroup dan Outgroup
Ingroup merupakan kelompok dalam dan outgroup adalah kelompok luar. Ingroup dapat berupa kelompok primer maupun sekunder. Kelompok dalam adalah satuan sosial dimana individu menjadi bagain di dalamnya. Sedangkan kelompok luar adalah kebalikan dari kelompok dalam.
- Kelompok Keanggotaan dan Kelompok Rujukan
Kelompok rujukan merupakan kelompok yang digunakan sebagai alat ukur (standard) untuk menilai diri sendiri atau untuk membentuk sikap. Sedangkan kelompok keanggotaan adalah kelompok yang terikat dengan kita secara nominal.
- Kelompok Deskriptif dan Kelompok Preskriptif
Kelompok deskripstif dilihat melalui proses pembentukan alamiah dari kelompok yang bersangkutan. Sedangkan kelompok yang masuk kategori preskriptif dilihat berdasarkan langkah-langkah rasional yang harus dilewati oleh anggota kelompok untuk mencapai tujuannya.
Karakteristik Komunikasi Kelompok
Menurut Sasa Djuarsa Sendjaja karakteristik komunikasi kelompok meliputi dua hal yaitu norma dan perilaku. Norma adalah persetujuan atau pperjanjian tentang bagaimana orang-orang dalam suatu kelompok berperilaku satu dengan yang lainnya. Peran (role) merupakan pola-pola perilaku yang diharapkan dari setiap anggota kelompok. Menurut brilhart, ada 5 karakteristik komunikasi dalam kelompok, yaitu :
- Meliputi sekelompok kecil orang (2-20) sehingga setiap orang menjadi sadar dan mampu bereaksi terhadap yang lainnya.
- Untuk keberhasilan pencapaian tujuan setiap orang harus terikat dalam kondisi saling ketergantungan.
- Setiap orang harus mempunyai rasa saling memiliki dan mengidentifikasi diri dengan anggota kelompok lain.
- Interaksi secara oral, walau tidak seluruh interaksi berlangsung secara oral, tapi yang signifikan melalui pembicaraan.
- Perilaku didasarkan pada norma-norma, nilai dan prosedur yang diterima tiap anggota.
Karakteristik Komunikasi Kelompok sebagai berikut :
- Komunikasi Kelompok bersifat formal, dalam arti pelaksanaannya direncanakan terlebih dahulu, sesuai dengan komponen-komponennya.
- Komunikasi Kelompok terorganisir, yaitu orang-orang yang tergabung dalam kelompok mempunyai peranan dan tanggung jawab masing-masing dalam mencapai tujuan.
- Komunikasi Kelompok terlembagakan, dalam arti ada aturan mainnya.
- Komunikator dalam kelompok haruslah mampu mengisolir beberapa proses yang sederhana dan mudah dimengerti.
Fungsi Komunikasi Kelompok
Keberadaan komunikasi kelompok tentunya didasarkan pada adanya fungsi-fungsi yang akan dilaksanakan. Menurut, John Dewey dalam littlejohn menjelaskan bahwa fungsi komunikasi kelompok itu terbagi menjadi 6 hal, antara lain :
- Mengungkapkan kesulitan.
- Menjelaskan permasalahan.
- Menganalisis masalah.
- Menyarankan solusi.
- Membandingkan alternatif dan menguji mereka dengan tujuan dan kritertia berlawanan.
- Mengamalkan solusi yang terbaik.
Kesimpulan
Komunikasi sebagai satu-satunya alat untuk berhubungan sosial dengan individu lain. Komunikasi dalam komunikasi kelompok juga terjadi dalam konteks komunikasi interpersonal dan sudah melewati batasanya. Komunikasi kelompok adalah interaksi sosial yang terjadi diantara dua orang lebih dengan tujuan yang sama dan sudah disepakati bersama dimana setiap anggota memiliki peran penting untuk mencapai tujuan bersama. Di dalam komunikasi kelompok setiap anggotanya memiliki kebutuhan personal yang mendorong mereka untuk menyamakan tujuan dan makna. Dan saling mempengaruhi satu sama lain berusaha bersama mencapai tujuan tersebut. Kegiatan ini dilakukan untuk berbagi informasi, mendiskusikan masalah dimana akan muncul keterikatan satu sama lain didalam kelompok itu sehingga ada tujuan, misi, visi yang sama. Dengan adanya tujuan yang sama ini akan memberikan identitas kelompok. Komunikasi kelompok mempunyai hal yang sangat mendasar yaitu norma dan peran. Dengan adanya komunikasi kelompok masyarakat terbentuk dari sebuah sistem berdasarkan hirarki yang di dalamnya terdiri dari berbagai kelompok.
Sumber
Judul Buku : Psikologi Komunikasi
Penulis : Dr. Nikmah Hadiati Salisah, SIP, M.Si
Judul Buku : Komunikasi Kelompok dan Focus Group Discussion
Penulis : Drs. Nono Sungkono, M.M.
Comments
Post a Comment